4 Kebohongan yang Perlu Dilakukan Saat Travelling

instagram.com/indra.walkman
Berbohong memang tidak boleh dilakukan. Namun, selama traveling, berbohong justru dapat melindungi diri kita agar terhindar dari penipuan, pelecehan, atau pun hal mengerikan lainnya. Ini dia beberapa kebohongan yang boleh dikatakan saat traveling:

“Ini bukan pertama kalinya saya ke sini”

Kebohongan ini dapat digunakan dalam banyak situasi dan untuk menghindari dari segala macam pengalaman yang tidak menyenangkan. Misalnya ketika kita menggunakan jasa taksi, ada kemungkinan jika supir taksi mengetahui kita baru pertama kali berkunjung ke daerah tersebut, kita dapat ditipu dengan membayar dua kali lipat.

10 TEMPAT SNORKELING DAN DIVING TERBAIK DI PULAU SUMBAWA

#AYoKeSumbawa. Sumbawa merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat, berada disebelah timur pulau Lombok, luas pulau Sumbawa sama dengan 3 kali luas pulau Lombok. Seperti Bali dan Lombok, Pulau Sumbawa juga dikelilingi oleh perairan yang berhadapan langsung dengan Laut Flores disebelah Utaranya dan Samudera Indonesia/Hindia disebelah Selatannya. 

Lautan merupakan salah satu kekayaan bahari dipulau Sumbawa, dan kekayaan tersebut belum tergali dan terkespose secara menyeluruh terutama oleh para Divers. Ratusan jenis ikan karang dan puluhan genus karang yang unik tersimpan indah dibawah perairannya, terhampar dalam ribuan hektar membentuk Taman Laut penuh pesona.



Berikut adalah Lokasi Snorkeling dan Diving terbaik versi #AyoKeSumbawa di pulau Sumbawa yang pantas untuk kamu kunjungi :

Pesona Labangka, Pantai Selatan Plampang

Keindahan hanya bisa dilihat oleh mata yang indah, keindahan atas setiap hal buruk hanya bisa dicari dan ditemukan oleh pikiran yang indah.

Bertepatan dengan Idul Adha 1436 H (24 September 2015) kali ini saya merayakannya di Kota Lain yaitu Plampang beserta keluarga. Plampang adalah kota kecil yang berada di Kabupaten Sumbawa, suasana Kota ini cukup tenang karena aktifitas masyarakat disini hanya sampai jam 12 siang. Seperti biasa ciri dari Pulau Sumbawa yaitu terik matahari yang cukup membuat saya harus meneguk 2 botol air mineral dingin.

Perjalanan dari Bima ke Plampang memakan waktu 4 jam perjalanan dengan memakai mobil, selama dalam perjalanan menuju Plampang tidaklah begitu membosankan karena banyaknya view-view yang indah. Setelah sampai di Plampang tepat pukul 18.40 wita di rumah saudara, setelah makan malam dan berbincang sejenak kami langsung beristirahat untuk persiapan Sholat Ied dan menuju Pantai Labangka besok.

Jam 6 pagi kumandang takbiran terdengar dari Masjid, kamipun sekeluarga bersiap untuk melakukan Sholat Ied Idul Adha di Masjid bersama masyarakat Plampang. Suasana yang cukup ramah dan menyenangkan selesai Sholat sambil mendengarkan Ceramah yang juga sangat menarik dari Khatib.
Seusai Sholat Ied kami melanjutkan persiapan untuk menuju Pantai Labangka menunggu masakan Ibu Sup Ayam dan daging Rusa Tumis yang sangat luar biasa lezatnya. Jam menunjukkan pukul 10.00 wita semua pasukan berkemas dan bersiap menuju pantai, karena mobil tidak begitu memadai jumlah pasukan sehingga sebagian memakai motor untuk menuju pantai.

Yuk! Ke Mesjid Agung Darussalam KSB

Halo sobat traveler. Tidak terasa sekarang kita sudah berada di bulan Ramadhan. Selamat berpuasa ya buat teman-teman yang menjalankan. Semoga walaupun jalan-jalannya jalan terus stamina tetap terjaga. Kalau sekiranya merasa tidak kuat sebaiknya travelingnya stop dulu atau pilih destinasi yang aman-aman aja atau kalau rekomendasi dari jelajahsumbawa.com sih kamu jalan-jalan ke bangunan-bangunan bersejarah atau ke mesjid-mesjid keren yang ada di Sumbawa besar dan sumbawa barat aja. Di Sumbawa besar kamu bisa ke Mesjid raya Nurul Huda sekalian selfiean sambil belajar sejarah di Istana dalam Loka yang berseberangan dengan mesjid. Kalau kami lagi di KSB gak ada salahnya jalan-jalan ke mesjid Raya Darussalam, disana kamu bisa baca-baca di perpustakaannya untuk menambah informasi dan ilmu, tilawah disana juga sepertinya asik soalnya suasana mesjidnya adem, ditambah lagi dengan pemandangan sekelilingnya yang keren. 

Ngomong-ngomong mesjid Agung Darussalam Taliwang, mesjid keren ini bener-bener menjadi mesjid terbesar pertama lho di NTB, sekarang sih udah ada Islamic Center di Mataram yang terbesar. Tapi melihat desainnya kamu pasti berdecak kagum, pasalnya desain mesjid ini tidak sama seperti mesjid kebanyakan di NTB. Mesjid yang berada di kawasan Kemutar Telu Center (KTC) 
ini resmi digunakan pada tanggal 9 Juli 2010. Menjadi mesjid kebanggaan masyarakat KSB dan Sumbawa. Kegiatan-kegiatan keagamaan diperingati dan diadakan di mesjid ini jadi tak heran jika masyarakat tumpah ruah disini. 

Masjid Agung Darussalam, bangunan yang berdiri megah di atas kolam persegi  empat itu  sedikitnya menghabiskan dana pembangunan sekitar Rp35 miliar. Masjid ini berada di Kompleks KTC seluas 48,2 hektar yang berdiri sejajar dengan Graha Fitrah, dan Tugu Syukur.

Jelajah Uniknya Kehidupan di Pulau Bungin

Pagi hari sekitar pukul 8.30 Wita suara dokar dan gemericik bunyi kalung kuda yang menarik Dokar di sekitar pasar Alas - Sumbawa menemani aktifitas para penduduk, ramai dan macet di depan pasar Alas membuat saya untuk beristirahat sejenak dan memarkirkan sepeda motor di pinggir jalan raya depan pasar, sambil menunggu kemacetan reda saya pun menggunakan kesempatan untuk mengabadikan gerombolan Dokar yang parkir di depan pasar, di sumbawa aktifitas tranportasi tradisional masih di pakai dan masih terawat dengan baik.

Satu hingga sepuluh kali jepretan membuat saya sejenak melupakan kemacetan yang ada, begitu melihat kemacetan sudah agak reda saya pun melanjutkan perjalanan untuk menuju pulau terpadat di Dunia yaitu Pulau Bungin, dari pasar Alas kurang lebih 100 meter di tikungan kedua sebelah kiri jalan kearah barat di situ terdapat kampung kecil di kampung kecil tersebut juga merupakan jalan menuju Pulau Bungin, bagi yang belum pernah ke Pulau Bungin bisa menanyakan arah menuju Pulau kepada penduduk sekitar.